Kekuatan Deltras Sidoarjo mengarungi putaran kedua Indonesia Super League (ISL) bertambah. Manajemen Deltras mengamankan keberadaan dua gelandang asing yang sebelumnya mengikuti seleksi selama sepekan terakhir, Strecko Mitrovic dan Kone Lancine.Menariknya, penampilan impresif gelandang asal Korea Selatan, Ko Jae Hyo, dalam dua partai uji coba tidak cukup menarik minat manajemen Deltras. Tim berjuluk The Lobster itu justru memilih mantan gelandang PSM Makassar, Strecko Mitrovic, dan Kone Lancine. Alasannya, Mitrovic memiliki dua paspor yang membuat Deltras masih punya satu kuota pemain non-Asia.
“Ya, benar. Kami telah mendapat tambahan tenaga di posisi gelandang. Lancine dan Mitrovic resmi berkostum Deltras. Untuk Mitrovic akan kami daftarkan sebagai pemain kuota Asia. Itu karena dia juga memiliki paspor Australia selain Serbia," jelas asisten pelatih fisik Deltras, Troy Medicana, di Stadion Gelora Delta, Selasa 3 April 2012.
Dengan dikontraknya Lancine dan Mitrovic, praktis Deltras tinggal mancari satu pemain asing. Menurut Troy, pemain asing yang mengikuti seleksi tinggal Sekou Camara asal Mali (PSAP Sigli) dan Ekene Ekinwa. Keduanya berposisi penyerang.
"Satu slot barisan pengedor akan menjadi milik antara Camara dan Ekinwa. Pelatih rencananya memutuskan siapa yang menjadi pendamping Rooney Kamis besok," terang Troy.
Setelah pupus mendapatkan tandatangan gelandang Sriwijaya FC, Siswanto, Troy mengatakan Deltras masih berupaya mendapatkan pemain lokal lainnya.
Sementara itu, Direktur Pelaksana Deltras, Dicky Hartanto, menanggapi dingin ancaman kubu PSSI Djohar Arifin Husin. Seperti diketahui, Djohar mengancam tidak mengeluarkan izin pemain asing yang berlaga di ISL.
"Tidak ada masalah. Kami mengikuti regulasi PSSI hasil KLB Ancol yang dipimpin La Nyalla Mattalitti. PSSI hasil KLB Ancol lebih legitimate karena didukung seluruh anggota PSSI yang menginginkan perubahan," Dicky menegaskan.

Posting Komentar