
Bermain di stadion Wilis Madiun dalam laga lanjutan Superliga Indonesia, Persela Lamongan yang bertindak sebagai tuan rumah sempat kesulitan di babak pertama, mereka tertinggal dua gol oleh Persija Jakarta. Namun, mereka berhasil bangkit di babak kedua hingga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Persela Lamongan langsung menggebrak pertahanan Persija Jakarta saat pertandingan baru berjalan tiga menit, tendangan bebas Gustavo Lopez berhasil ditepis oleh Andritany namun bola muntah mengarah ke Mario Costas, beruntung Leo Saputra berhasil menghalau bola sebelum melewati garis gawang.
Melalui serangan balik, Persija berhasil mengejutkan Persela melalui gol Robertino Pugliara. Gol berawal dari umpan Ismed Sofyan di sisi kiri pertahanan Persela, Pugliara yang berdiri bebas dengan mudah menceploskan bola dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 pada menit ke-sembilan.
Persija hampir berhasil menggandakan kedudukan di menit ke-39 apabila tembakan keras Octavianus di dalam kotak penalti tidak menerpa mistar gawang yang dijaga Khairul Huda. Satu menit kemudian giliran Persela yang menebar ancaman, beruntung Andritany kembali menunjukkan kelasnya dengan menepis tembakan dari Jimmy Suparno dan Mario Costas yang memanfaatkan bola muntah.
Tidak lama kemudian, Persela yang asyik menyerang lengah dan hal tersebut dapat dimanfaatkan oleh Persija untuk menggandakan kedudukan menjadi 2-0. Pedro Javier lolos dari jebakan offside saat menerima umpan terobosan Rahmad Affandi, dan tanpa kesulitan ia berhasil menaklukkan Khairul huda.
Di menit-menit terakhir babak pertama Persela kembali memperoleh peluang, kali ini melalui tembakan I Gede Sukadana, tetapi Andritany kembali berhasil menepis tendangan tersebut sehingga kedudukan 2-0 tetap bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Persela langsung menerapkan strategi menyerang demi mengejar ketertinggalan dua gol. Hasilnya, baru lima menit paruh kedua berjalan Irsyad Aras berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 melalui tendangan dari dalam kotak penalti memanfaatkan kemelut di depan gawang Persija.
Usai gol tersebut, Persela terus mengurung pertahanan Persija. Beberapa kali, tim Laskar Joko Tingkir memperoleh peluang, namun pertahanan Persija berhasil mengamankan daerahnya.
Usaha keras Persela akhirnya terbayar di menit ke-70, memanfaatkan kemelut di depan gawang Persija, Gustavo Lopez melepaskan tembakan keras dan terarah yang tidak mampu di antisipasi oleh bek-bek Persija dan juga Andritany, kedudukan akhirnya menjadi imbang 2-2.
Tim asuhan Miroslav Janu yang berada di atas angin setelah menyamakan kedudukan terus memberikan tekanan. Persela bahkan hampir berhasil membalikkan kedudukan di menit ke-82 seandainya Precious tidak menghalau bola di garis gawang Persija. Kedudukan 2-2 akhirnya tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.

Posting Komentar