Blog 87paz | About Us | Contact | Register | Sign In

Senin, 05 Desember 2011

Suara hati aremania

Ketika berbicara tentang sepakbola, pasti ikut dibicarakan juga mengenai supporter-nya, baik itu suporter dengan jumlah anggota yang banyak, sedang, bahkan sedikit sekali pun. Yang pasti, suporter mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap kesuksesan sebuah klub sepakbola. Terlebih di era ketika sepakbola sudah menjadi kekuatan ekonomi, maka peran suporter menjadi sesuatu yang sangat vital bagi keberhasilan suatu klub. Tolak ukur kesuksesan sebuah tim sepakbola setidak-tidaknya bisa dinyatakan dalam 2 (dua) aspek, yaitu prestasi dan finansial. Bagaimana mungkin sebuah tim sepakbola bisa berjaya tanpa didukung oleh dapur finansial yang baik dan kondusif ?. Itu sama saja dengan kisah seorang ibu yang ingin memasak makanan untuk anaknya, tetapi tidak punya bahan untuk dipasak tersebut. Nah, maksudnya keberadaan supporter sedikitnya bisa membantu sebuah tim untuk menggapai kedua aspek tersebut. Dari uraian diatas, sudah kita ketahui bersama jika AREMA juga mempunyai kelompok suporter yang sangat fanatik serta setia untuk mendukung tim kesayangannya dalam memenuhi kedua aspek tersebut. Siapa lagi kalau bukan
AREMANIA !!!. Ya, Aremania adalah segalanya bagi Arema. Begitu pun sebaliknya, Arema segalanya bagi Aremania. Keduanya tidak bisa dipisahkan. Arema tanpa kehadiran Aremania bagaikan rendang tanpa daging. Sesungguhnya Arema sangat membutuhkan Aremania. Itu semua bisa dilihat ketika para pemain Arema serempak mengenakan t-shirt bertuliskan “SALAM SATU JIWA.” menjelang pertandingan di musim lalu.Itu sudah membuat kita sadar, bahwa sesungguhnya Arema sangat membutuhkan kehadiran Aremania.

Namun, Aremania seperti apakah yang dibutuhkan tersebut ??? yakin masih banyak Aremania masih berada di jalur yang benar. Yang melakukan tindakan-tindakan merugikan itu hanyalah oknum-okum yang tak bertanggung jawab.
Karena jika diperhatikan, apa gunanya sih bersikap anarkis ?. Hal ini bukan hanya membuat Aremania yang cinta damai menangis, tapi orang tak berdosa yang terkena dampaknya pun ikut menangis. Bukankah Tuhan pun tidak suka terhadap umatnya yang membuat kerusakan ? Supporter yang baik adalah supporter yang selalu memberikan masukan sebagai bentuk perhatian. Supporter yang selalu memberikan dukungan bila timnya bermain bagus, dan tentu saja memberikan catatan bahkan cemoohan bila timnya bermain buruk.

Mereka tidak loyalitas buta untuk terus mendukung timnya sejelek apapun timnya bermain. Makanya, jangan heran bila banyak pertandingan kita menyaksikan ada supporter yang meninggalkan lapangan pertandingan sebelum pertandingan berakhir sebagai protes terhadap timnya yang bermain buruk. Bahkan dalam beberapa kasus ada supporter tim tuan rumah yang mendukung tim tamu sebagai protes karena tim yang didukungnya bermain buruk dan mengecewakan.

Jadilah Aremania yang membangun, bukan justru yang merobohkan. Selagi kompetisi masih seumur jagung, marilah kejadian-kdjadian yang tidak mengenakan di musim lalu kita jadikan sebuah pelajaran yang berharga dan tidak mengulanginya lagi di musim ini. Jangan ada lagi pertandingan tanpa penonton. Marilah kita pegang lagi slogan-slogan, SALAM SATU JIWA. Kita buktikan di musim sekarang. Sejatinya penulis pun merupakan Aremania biasa yang terus menerus berusaha untuk menjadi Aremania yang baik.

Jangan sampai Arema serasa memakan buah simalakama ketika didukung oleh Aremania. Bukti bagaimana supporter dapat merubah penampilan sebuah tim, adalah sewaktu digelarnya Piala Dunia 2004 di Jepang dan Korea Selatan. Banyak pengamat sepakbola yang saat itu berpikiran bahwa kedua tuan rumah tersebut hanya akan jadi tim penghibur semata. Mereka hanya akan bergelar sebagai tuan rumah yang baik saja, tapi soal prestasi mereka belum bisa meraihnya. Tapi, apa yang terjadi ? Kedua tuan rumah itu tampil mengejutkan ! Terlebih Korea Selatan, yang mampu menembus babak semifinal, sanggup mengalahkan tim sekelas Italia, yang bertaburan bintang. Jelas ini mengejutkan. Usut punya usut keberhasilan Korea Selatan saat itu ditentukan oleh semangat juang tinggi yang dimiliki oleh para pemainnya. Nah, semangat juang tinggi ini hadir karena dukungan supporter yang membabi buta. Saat itu para supporter Korea Selatan mampu membuat seluruh isi stadion berwarna merah, warna kebanggaan tim Korea Selatan, bahkan tidak cukup sampai di stadion saja, sebelum pertandingan berlangsung mereka telah menggelar pawai keliling kota-kota di Korea Selatan untuk membuat nyali tim lawan ciut dan menambah daya juang pemain Korea Selatan.

Marilah kita berbenah, Aremania adalah supporter terbaik di Indonesia. Menjadi Aremania merupakan anugerah terindah dari Tuhan yang harus selalu kita pelihara. Maka, jelaslah jika keberadaan Aremania juga yang membuat IPL terus membayangi Arema untuk selalu mengikuti kehendaknya (PSSI era Djohar Arifin).

SALAM SATU JIWA AREMA !!!!!

Posting Komentar

sport.detik

finance.detik

otomotif.detik

food.detik

Sindikasi welcomepage.okezone.com

Liga Inggris

Liga Spanyol