JAKARTA - CEO
PT Liga Indonesia (PT LI), Djoko
Driyono, menegaskan pihaknya
bakal terus menggulirkan
kompetisi Liga Super Indonesia
(ISL) selama dikehendaki oleh klub yang sejatinya merupakan
pemilik PT. Djoko juga
menyatakan Komisi Disiplin PSSI
tidak bisa mencabut klub ISL
dari keanggotaan PSSI. Ada dua referensi yang
menjadi pegangan PT LI terus
menggulirkan ISL. Pertama
karena diminta oleh pemilik PT
yaitu klub. Hal kedua adalah PT
LI harus menyelenggarakan even ISL yang sebenarnya milik
PSSI. "Itu saja yang menjadi alasan
ISL bergulir. Tetapi jika klub
sudah tidak menginginkan, PT
LI menghentikan kompetisi dan
kewenangan dicabut PSSI. ISL
pun selesai sudah dan kita tidak akan meneruskan,"
katanya. Djoko juga berkomentar soal
rencana Komisi Disiplin
mencabut keanggotaan klub
ISL dari keanggotan PSSI.
Menurutnya, kewenangan
pencabutan keanggotaan PSSI hanya bisa dilakukan melalui
kongres. "Komdis ingin menghukum klub
silakan, tetapi ada
mekanismenya. Jangan lupakan
jika ada yang merasa menjadi
korban atas keputusan komdis
itu bisa melakukan banding. Jika dirasa belum puas juga,
masih ada forum kongres,"
tegasnya. ''PSSI bukanlah
badan peradilan dan pengurus,
tetapi PSSI adalah rumah besar
bersama. Semua klub yang ada di ISL ingin membangun dan
memproteksi rumah itu."
Minggu, 04 Desember 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Posting Komentar